Al-Rabiah dipecat hanya beberapa hari setelah ia mengunjungi rumah sakit di Jeddah untuk menenangkan masyarakat agar tidak panik atas penyebaran virus yang menyerang pernafasan tersebut.
Seperti dilansir
BBC (22/4), ia dipecat tanpa ada penjelasan lebih lanjut mengenai alasan pemecatan.
Arab Saudi sendiri terdaftar sebagai negara dengan jumlah infeksi Mers terbesar di dunia, yakni sebanyak 261 kasus.
Sejak Mers pertama kali ditemukan tahun 2012 lalu, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah mencatat ada sebanyak 93 kematian akibat virus tersebut. Namun demikian, WHO belum memberlakukan larangan perjalanan akibat virus tersebut.
Meningkatnya jumlah infeksi virus Mers di Arab Saudi menurut badan Kesehatan Masyarakat Inggris teradi akibat sejumlah faktor seperti perubahan dalam virus, konsekuensi dari pengawasan lebih aktif, musiman, atau faktor lain yang belum dapat dijelaskan secara ilmiah.
[mel]
BERITA TERKAIT: