Korban Virus Mers Meningkat, Menkes Arab Saudi Dipecat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 23 April 2014, 14:59 WIB
Korban Virus Mers Meningkat, Menkes Arab Saudi Dipecat
Abdullah al-Rabiah/bbc
rmol news logo Menteri Kesehatan Arab Saudi Abdullah al-Rabiah dipecat dari jabatannya menyusul meningkatnya korban tewas akibat penyebaran koronavirus Mers (Middle East respiratory syndrome) yang mencapai 81 orang.

Al-Rabiah dipecat hanya beberapa hari setelah ia mengunjungi rumah sakit di Jeddah untuk menenangkan masyarakat agar tidak panik atas penyebaran virus yang menyerang pernafasan tersebut.

Seperti dilansir BBC (22/4), ia dipecat tanpa ada penjelasan lebih lanjut mengenai alasan pemecatan.

Arab Saudi sendiri terdaftar sebagai negara dengan jumlah infeksi Mers terbesar di dunia, yakni sebanyak 261 kasus.

Sejak Mers pertama kali ditemukan tahun 2012 lalu, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah mencatat ada sebanyak 93 kematian akibat virus tersebut. Namun demikian, WHO belum memberlakukan larangan perjalanan akibat virus tersebut.

Meningkatnya jumlah infeksi virus Mers di Arab Saudi menurut badan Kesehatan Masyarakat Inggris teradi akibat sejumlah faktor seperti perubahan dalam virus, konsekuensi dari pengawasan lebih aktif, musiman, atau faktor lain yang belum dapat dijelaskan secara ilmiah. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA