Ia ditahan tak lama setelah tiba di bandara internasional Bandaranaike di Kolombo pada Senin (21/4) setelah terbang dari India.
Coleman mengaku bahwa ia tidak mengalami masalah dengan petugas imigrasi bandara. Namun ketika ia keluar bandara, ada supir taksi yang melihat tato Budha di lengan kanannya dan menyebut bahwa hal tersebut merupakan hal yang melawan hukum. Supir taksi itu pun segera membawanya ke kantor polisi untuk membuat pernyataan.
"Ketika saya mengambil koper dan keluar, salah satu supir taksi di stand menghentikan saya dan berkata, 'Oh, ini adalah masalah besar di Sri Lanka, anda punya tato Budha', " kata Coleman seperti dilansir
BBC (Selasa, 22/4).
Setelah dibawa ke kantor polisi, Coleman segara ditahan di tahanan imigrasi dan akan segera dideportasi ke negaranya.
Polisi menyebut bahwa penahanan Coleman dilakukan karena ia dinilai telah melukai perasaan keagamaan lain.
Budha merupakan simbol yang dinilai sakral dan sensitif di Sri Lanka. Otoritas setempat kerap mengambil tindakan tegas atas berbagai macam bentuk penghinaan atas Budha.
[mel]
BERITA TERKAIT: