Pasca Australia mengumumkan bahwa satelit mereka menangkap citra dua objek di Samudera Hindia atau sekitar 2.500 km dari arah Perth, Australia, Sebanyak enam pesawat terbang telah diterjunkan ke wilayah pencarian seluas 23.000 km persegi itu.
Sayangnya, setiap pesawat, seperti tiga pesawat P-3 Orion milik Angkatan Udara Australia, pesawat P-8 Poseidon milik Angkatan Laut Amerika Serikat dan pesawat Bombardier Global Express, hanya mampu melakukan penyisiran tidak lebih dari dua jam setiap penerbangan karena jarak dari darat ke lokasi yang jauh. Sementara itu, kapal-kapal lain yang dikirim oleh Cina, Jepang dan Inggris dijadualkan akan segea bergabung dengan tim pencari di lokasi yang sama. Begitu seperti dikutip
BBC (Sabtu, 22/3).
Pihak Malaysia, melalui Menteri Pertahanan yang merangkap sebagai Menteri Perhubungan Malaysia, Hishammuddin Hussein, secara khusus telah meminta bantuan ke AS untuk menerjunkan peralatan pemantau bawah laut.
Penerbangan MH370 kehilangan kontak dengan menara pengawas satu jam setelah lepas landas dari Bandara KLIA Kuala Lumpur dalam penerbangan menuju Beijing, Cina, pada Sabtu 8 Maret. Sebelumnya, pihak berwenang Malaysia menduga pesawat sengaja dialihkan dari rute seharusnya dan mengarah ke Selat Malaka setelah alat komunikasi pesawat dimatikan.
[ian]
BERITA TERKAIT: