Cium Keterlibatan AS, Presiden Maduro Usir Diplomat Panama

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 07 Maret 2014, 14:56 WIB
Cium Keterlibatan AS, Presiden Maduro Usir Diplomat Panama
nicolas maduro
rmol news logo Pemerintah Venezuela meminta duta besar Panama beserta tiga diplomatnya meninggalkan negara tersebut dalam kurun waktu 48 jam.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Panama, Mayra Arosemena pada Kamis (6/3) waktu setempat, sehari setelah Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Panama.

"Kami menerima surat dari Kementerian Luar Negeri Venezuela yang disampaikan ke kedutaan kami di dalamnya dinyatakan empat diplomat yang bekerja di kedutaan besar kami sebagai 'persona non grata' (orang asing yang tidak diinginkan)," kata Arosemena seperti dilansir AFP.

Ia menambahkan, keempat pejabat kedutaannya tersebut akan kembali ke Panama hari ini (Jumat, 7/3).

Pengusiran diplomat Panama menyusul keputusan yang dikeluarkan Maduro pada Rabu (5/3) untuk memutuskan hubungan diplomatik antara Venezuela dan Panama. Ia membekukan seluruh hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Panama.

Keputusan tersebut dibuat karena Panama telah berupaya menyerukan pertemuan dengan negara-negara Amerika Utara dan Latin untuk membahas masalah dalam negeri Venezuela. Maduro menyebut bahwa ada campur tangan Amerika Serikat dalam upaya Panama tersebut. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA