Kematiannya flamingo yang diberi nama Greater tersebut sengaja dilakukan oleh pihak kebun binatang karena menderita komplikasi penyakit akibat usia. Greater mati diusia 83 tahun.
Greater pertama kali tiba di kebun binatang tersebut pada tahun 1933. Ia meninggalkan Chilly, flamingo asal Chili yang menemaninya sejak tahun 60an di kebun binatang.
"Greater dikenal sebagai flamingo tertua di dunia dan falmingo terbesar di Australia," kata kepala eksekutif kebun binatang, Elaine Bensted.
"Meskipun ini merupakan kerugian yang sangat menyedihkan bagi kita semua, tapi itu adalah tindakan yang tepat untuk dilakukan," jelasnya sambil menamahkan bahwa tindakan medis tidak mampu membantu Greater untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
Pihak kebun binatang menyebut bahwa flamingo lain yang berada di kebun binatang Amerika Selatan ada yang masih hidup di usia 67 tahun. Namun di alam liar, flamingo tidak bisa hidup selama itu, akibat predator dan kurangnya perhatian medis. Demikian seperti dikutip
AFP.
[wid]
BERITA TERKAIT: