Majalah
Der Spiegel yang menurunkan laporan itu memperoleh informasi mengenai penyadapan telepon genggam Markel dari dokumen rahasia National Security Agency (NSA).
Menurut
Der Spiegel dokumen-dokumen yang mereka peroleh tidak memberikan informasi detil tentang cara dan prosedur penyadapan.
Bisa jadi dan ada kemungkinan, pembicaraan Markel direkam, atau daftar kontak di teleponnya diakses.
Dalam dokumen itu disebutkan penyadapan dilakukan dari Kedutaan Besar AS di Pariser Platz, Berlin. Selain dari Berlin, penyadapan juga dilakukan dari Frankfurt.
Pemerintah Jerman tengah mengirimkan pejabat intelijen ke Washington DC untuk membicarakan persoalan penyadapan ini. Mereka akan menekan pemerintah AS untuk menyelidiki peristiwa yang telah membangkitkan kemarahan di Jerman.
Hari Jumat lalu (25/10), Jerman dan Prancis meminta Amerika Serikat menandatangani kesepakatan anti penyadapan paling lama akhir tahun ini.
Juga disebutkan bahwa bukan hanya pimpinan pemerintahan yang disadap NSA. Jutaan warganegara Jerman dan Prancis pun ikut disadap.
[dem]