
Ribuan pendukung partai oposisi Kamboja kembali menggelar unjuk rasa menentang hasil pemilu. Sebagaiamana dikutip
BBC (Minggu, 15/9), sebanyak 20.000 pendukung kubu oposisi Partai Penyelamat Nasional Kamboja (CNRP) menggelar aksi ke jalan-jalan. Bahkan nampak sejumlah biksu Budha ikut meramaikan unjuk rasa yang berjalan relatif damai ini.
Komisi Pemilihan Kamboja sudah menetapkan Partai Rakyat Kamboja atau CPP menang dengan perolehan 68 kursi, sementara kubu CNRP hanya mengumpulkan 55 kursi.
Namun begitu, pemimpin oposisi Sam Rainsy berulang kalu menegaskan bahwa pemilu ini berlangsung curang. Maka dari itu, ia meminta digelar pemilu ulang yang independen.
"Kami akan mengatakan kembali bahwa kami tidak menerima hasil pemilu sampai ada jalan ke luar dari ketidakbenaran pemillihan," tuturnya di hadapan para pendukungnya.
Dia juga sudah mengatakan, partainya akan memboikot sidang parlemen baru hasil dari pemilu Juli lalu.
Walau CNRP kalah, namun perolehan suaranya menunjukan peningkatan pesat. Ini akibat semakin banyaknya warga Kamboja yang tidak puas dengan pemerintahan Perdana Menteri Hun Sen selama 28 tahun belakangan.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: