Begitu disampaikan Sekjen PBB Ban Ki Moon sebagaimana dilansir
BBC pada Sabtu (14/9) .
Kata dia, laporan itu akan mengkonfirmasi tentang temuan intelijen AS yang menyebut bahwa pemerintah Suriah di bawah rezim Bashar al Assad menggunakan senjata kimia dalam menghadapi para pemberontak.
"Laporan PBB itu akan sangat mengkonfirmasi tentang adanya penggunaan senjata kimia," ujarnya.
Pun begitu, menurut Ban, dalam temuan itu PBB tidak akan mengomentari siapa yang harus disalahkan atas serangan senjata kimia pada 21 Agustus lalu di wilayah Ghouta, di pinggiran Damaskus. Alasannya karena itu bukanlah bagian kewenangan laporan tersebut.
Tetapi dia mengatakan, bahwa Presiden Suriah bersalah karena melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan selama krisis politik di Suriah.
Sementara itu, pimpinan tim PBB yang melakukan penyelidikan dugaan senjata kimia di Suriah, Ake Sellstrom telah mengkonfirmasi bahwa laporan tersebut rampung.
Seorang diplomat senior PBB mengatakan bahwa Ban akan melaporkan laporan itu ke Dewan Keamanan PBB di New York pada pukul 11.00 waktu setempat pada hari Senin.
[ian]
BERITA TERKAIT: