Seruan ini disampaikan Pillay setelah tim PBB di Suriah mendapati bukti yang menyebutkan bahwa pemberontak Suriah telah mengeksekusi setidaknya lebih dari 30 orang di Allepo pada bulan lalu. Sebagian besar korban itu adalah tentara keamanan dan sebagian lainnya warga sipil.
"Pembunuhan itu terekam video dan sangat mengejutkan," ujarnya sebagaimana dilansir
Voanews (Sabtu, 3/8).
Pillay berpendapat bahwa siapa saja dari kedua belah pihak yang bertikai di Suriah yang yang melanggar hukum kemanusiaan dan HAM internasional, harus bertanggung jawab. Jadi, ia mengingatkan agar pasukan pemberontak tidak berpikir bahwa mereka kebal terhadap hukum dan bisa bertindak semena-mena.
Menurut data PBB, perang saudara selama duatahun di Suriah telah menewaskan lebih dari 100 ribu orang dan memaksa sekitar 6 juta orang mengungsi.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: