"Selama ini yang namanya pasar tradisional itu selalu dianggap becek, kumuh dan lain-lain. Kita ingin menghilangkan kesan itu. Makanya, kita mulai dari Pasar Meruya Ilir ini," kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) disela-sela peninjauannya di Pasar Meruya Ilir, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (23/4).
Menurut Jokowi, Pemprov DKI sudah mempersiapkan dana sebesar Rp 9 miliar untuk merenovasi pasar tersebut dan pembangunannya direncanakan mulai pada Juli 2013 mendatang.
"Dananya sudah kita alokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2013. Nantinya, di pasar itu terdapat sebanyak 250 kios dan hanya memiliki satu lantai saja," ujar Jokowi.
Selain itu, sambung Jokowi, pasar tersebut juga akan dibagi per zona layaknya pasar modern, antara lain zona basah, zona kering, zona sayur, zona daging dan zona pakaian.
"Proses renovasi pasar ini akan memakan waktu kira-kira lima sampai enam bulan. Selama masa pembangunan, pedagang akan dipindahkan di lokasi sementara yang berjarak 100 meter dari pasar tersebut," tutur Jokowi.
Nantinya, ungkap Jokowi, setelah pasar itu selesai direnovasi, pedagang tidak akan dipungut biaya, tetapi hanya dipungut retribusi harian, yaitu sebesar Rp 5.000.
Selain Pasar Meruya Ilir, Jokowi menambahkan masih ada 23 pasar lain di ibukota yang akan direnovasi secara bertahap. Namun sayangnya, Jokowi tidak menyebutkan pasar apa saja yang dimaksud
.[ant/wid]
BACA JUGA: