Ancaman itu ditulis dalam situs Uriminzokkiri, sebuah situs yang masih memiliki keterkaitan dengan pemerintah Korut. Dalam situs itu disebutkan lima pulau dekat perbatasan yang memiliki kemungkinan terbesar menjadi sasaran. Salah satunya adalah Pulau Yeonpyeong, yang diserang dengan meriam pada tahun 2010 dan menewaskan empat orang.
"Percikan yang tidak disengaja bisa berkembang menjadi api. Dan kerusakan atas mereka yang tinggal di perbatasan dan di lima pulau di kawasan selatan akan besar," tulis situs itu, seperti dikutip
BBC (Minggu, 17/3).
Ancaman ini merupakan yang terbaru dari Korea Utara ditengah ketegangan dengan Korea Selatan, setelah pernyataan pemerintah Pyongyang untuk membatalkan secara sepihak gencatan senjata.
Korea Utara melakukan hal itu untuk menentang latihan militer tahunan bersama Amerikat Serikat-Korea Selatan dan sekaligus memprotes rencana PBB untuk meningkatkan sanksi sehubungan dengan uji coba nuklirnya bulan lalu.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: