Pilay menyebut bahwa kedua belah pihak dalam perang saudara di Suriah telah melakukan kejahatan perang. Untuk itu ia mendesak agar Dewan Keamanan PBB segera memerintahkan penyelidikan resmi oleh Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag.
Berdasarkan data PBB, setidaknya ada 60.000 orang telah tewas dalam konflik itu. Banyaknya jumlah korban yang berjatuhan dan tidak adanya solusi berarti dari PBB menunjukkan bahwa PBB gagal melindungi para korban.
"PBB tidak melaksanakan tanggung jawabnya untuk melindungi para korban," tegas Pilay sebagaimana dikutip
Al Jazeera (Sabtu, 19/1).
Dalam perkembangan terakhir media pemerintah Suriah menyatakan bahwa roket oposisi telah menghantam sebuah gedung di kota Aleppo, di bagian utara Suriah, Jumat, dan menimbulkan sejumlah korban. Namun demikian, pihak oposisi menampiknya dan balik menuduh pemerintah sebagai dalang dari peristiwa terebut.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: