Presiden Obama menyerukan untuk memperketat legislasi kepemilikan senjata api. Ini karena kemudahan akses bagi warga AS dalam memiliki senjata telah mengakibatkan sejumlah pembunuhan massal terjadi di AS, dan tentunya hal ini telah menghadirkan ketakutkan dan ancaman teror bagi warga AS.
“Sebagai negara kita sudah terlalu sering mengalami hal ini,†kata Obama yang sesekali terlihat mengusap air matanya dalam konferensi pers di Gedung Putih, sebagaimana dikutip
BBC (Sabtu, 15/11).
Sebelumnya pada Juli lalu, kemudahan akses untuk memiliki senjata ini juga berakibat fatal, yaitu saat James "The Joker" Holmes melakukan penembakan membabi buta di sebuah bioskop di Colorado saat pemutaran perdana film Batman, The Dark Knight Rises dan menewaskan sedikitnya 12 orang.
Jika Barack Obama tetap menginginkan adanya legislasi yang lebih ketat, maka ia dipastikan harus bertarung keras di Kongres dan di pengadilan untuk meloloskan aturan tersebut.
Untuk itu, Obama mengimbau kepada rakyat AS untuk bersatu bersatu dalam mencegah tragedi ini terjadi kembali dengan meloloskan keinginannya tersebut di Kongres AS.
“Kita harus bersatu dan mengambil tindakan berarti untuk mencegah tragedi seperti ini, tanpa mempedulikan politik,†demikian Obama.
[ian]
BERITA TERKAIT: