
Pesawat penumpang Suriah yang dipaksa mendarat oleh militer Turki di Ankara, pada Rabu (10/10), hanya mengangkut onderdil radar dari Rusia untuk Suriah dan hal ini sah menurut hukum internasional. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov.
Lavrov menegaskan selama dalam pesawat penumpang Suriah tersebut tidak didapati adanya pengangkutan senjata, maka hal itu sah menurut hukum internasional.
"Perlengkapan elektronik untuk radar itu adalah kargo yang sah," tegas Lavrov, sebagaimana dikutip
Voanews (Sabtu, 13/10).
Lavrov juga mengatakan perusahaan Rusia yang mengirimkan onderdil radar ke Suriah itu akan mendesak agar Turki segera mengembalikannya.
Pesawat Airbus A320 milik Suriah dicegat oleh jet Turki saat tengah dalam perjalanan dari Moskow ke Damaskus dan kemudian dipaksa mendarat di Ankara pada Rabu (10/10).
Pejabat Turki mengatakan pesawat itu mengangkut perlengkapan amunisi dan militer yang ditujukan untuk Kementarian Pertahanan Suriah.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: