"Tak seorangpun yang boleh menjadi hakim, juri, atau eksekutor. (Serangan udara AS) tidak memberikan manfaat sama sekali (bagi Pakistan)," Ujar Khan, sebagaimana dikutip
BBC (Sabtu, 6/10).
Khan dan partainya, Gerakan untuk Keadilan, bersama aktivis lokal dan Barat, melakukan memulai pawai pada hari Sabtu (6/10) di Islamabad. Iring-iringan kendaraan bermotor itu menuju distrik kesukuan di Waziristan Selatan, perbatasan Afghanistan, sebuah tempat yang sering menjadi sasaran serangan pesawat-pesawat tak berawak AS.
Menurut rencana konvoi pimpinan Khan akan tiba di Waziristan Selatan hari Minggu (07/10).
Serangan pesawat tak berawak merupakan isu perdebatan antara AS dan Pakistan. Menurut pihak Pakistan, serangan itu telah melanggar kedaulatannya. Sedangkan AS percaya bahwa pesawat-pesawat tak berawak adalah alat kunci dalam upaya mengalahkan al Qaeda.
[ian]
BERITA TERKAIT: