
Pengiriman senjata secara berkelanjutan ke Suriah hanya akan membuat perang tak kunjung usai. Untuk itu, Paus Benediktus XVI mendesak agar pengiriman senjata ke Suriah segera dihentikan. Ia bahkan menyebut aliran senjata ke Suriah ini sebagai dosa besar.
"Pengiriman senjata harus dihentikan. Tanpa adanya pengiriman senjata perang tidak dapat dilanjutkan," demikian disampaikan Paus saat tiba di Lebanon, untuk kunjungan selama tiga hari, pada Jumat (14/9) waktu setempat, sebagaiamana dikutip
al Jazeera (Sabtu, 15/9).
Dalam komentarnya pria paruh baya berusia 85 tahun ini menyebut pengiriman senjata ke Suriah sebagai dosa besar. Paus menambahkan bahwa seharusnya yang ditebarkan manusia itu adalah benih-benih perdamaian.
"Mengirim senjata adalah dosa besar, yang seharusnya kita sebarkan adalah ide-ide perdamaian dan kreativitas," lanjut Paus Benediktus XVI.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: