Seorang laki-laki bernama Sam Bacile mengaku bahwa dirinyalah yang telah memproduksi film amatir 'The Innocence of Muslims'. Film tersebut telah membuat marah sebagian kaum Muslim dan mengakibatkan kematian empat diplomat Amerika sewaktu demonstrasi terjadi di Libya.
Sebagaimana diberitakan
Associated Press (Kamis, 13/9), laki-laki itu mengatakan bahwa ia adalah seorang pengarang Yahudi kelahiran Israel yang sehari-hari bekerja sebagai pengembang real estate di negara bagian California.
Saat ini Bacile sedang berada di tempat persembunyian karena takut kaum muslim mengejarnya. Terlebih lagi, akibat film garapannya itu, dubes AS tewas saat unjuk rasa terjadi di konsulat AS di Libya.
Sam Bacile mengatakan ia memang berkeinginan membuat film provokatif yang mengekspos kekurangan Islam ke seluruh dunia.
Namun demikian, tidak ada catatan publik dengan nama dan profesi itu di California dan pejabat Israel juga mengatakan tidak ada catatan mengenai kewarganegaraan Sam Bacile di Israel.
Steve Klein, seorang aktivis Kristen, yang mengaku menjadi konsultan film itu, mengatakan kepada wartawan bahwa Sam Bacile adalah nama samaran dan pembuat film itu bukan warga Israel bahkan mungkin bukan Yahudi.
Steve Klein mengatakan bahwa Bacile mengontaknya karena Bacile ingin memimpin protes anti Islam di luar masjid dan sekolah-sekolah.
[ian]
BERITA TERKAIT: