Menteri Luar Negeri Inggris, William Hague menyebut pembunuhan terhadap Dubes AS Christopher Stevens ini sebagai hal yang mengejutkan dan tidak ada satupun alasan pembenaran untuk melakukan serangan itu.
Sementara Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan serangan itu keji dan tidak bisa ditoleransi. Menlu Rusia bahkan menganggap serangan terhadap dubes AS itu sebagai aksi teroris.
Disisi lain, Presiden AS, Barack Obama berjanji akan membawa para pelaku pembunuhan itu ke pengadilan.
"Sangat tragis bahwa Chris Stevens tewas di Benghazi karena ia telah membantu menyelamatkan kota itu. Untuk itu, keadilan akan ditegakkan," ujar Obama saat berbicara di Gedung Putih, sebagaimana dilansir
BBC (Kamis, 13/9).
The Innocence of Muslims adalah sebuah film berdurasi 2 jam yang mengisahkan tentang kehidupan Nabi Muhammad yang dibumbui dengan tema pedofil dan homoseksualitas. Film yang diunggah ke dunia maya ini telah memicu sejumlah protes di Mesir dan Libya.
Seorang Duta Besar Amerika Serikat untuk Mesir, Christopher Stevens, dilaporkan tewas saat sekelompok massa memprotes film tersebut dengan menyerbu konsulat Amerika Serikat.
[ian]
BERITA TERKAIT: