FILM NABI MUHAMMAD

Pemimpin Barat Kecam Unjuk Rasa Maut Terkait Film Nabi Muhammad Di Libya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 13 September 2012, 10:04 WIB
Pemimpin Barat Kecam Unjuk Rasa Maut Terkait Film Nabi Muhammad Di Libya
BARACK OBAMA/IST
rmol news logo Sebagian besar pemimpin Barat mengecam demonstrasi maut yang menewaskan Duta Besar Amerika Serikat di Libya. Para demonstran ini memprotes pemutaran film tentang Nabi Muhammad yang berjudul "The Innocence of Muslims".

Menteri Luar Negeri Inggris, William Hague menyebut pembunuhan terhadap Dubes AS Christopher Stevens ini sebagai hal yang mengejutkan dan tidak ada satupun alasan pembenaran untuk melakukan serangan itu.

Sementara Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan serangan itu keji dan tidak bisa ditoleransi. Menlu Rusia bahkan menganggap serangan terhadap dubes AS itu sebagai aksi teroris.

Disisi lain, Presiden AS, Barack Obama berjanji akan membawa para pelaku pembunuhan itu ke pengadilan.

"Sangat tragis bahwa Chris Stevens tewas di Benghazi karena ia telah membantu menyelamatkan kota itu. Untuk itu, keadilan akan ditegakkan," ujar Obama saat berbicara di Gedung Putih, sebagaimana dilansir BBC (Kamis, 13/9).

The Innocence of Muslims adalah sebuah film berdurasi 2 jam yang  mengisahkan tentang kehidupan Nabi Muhammad yang dibumbui dengan tema pedofil dan homoseksualitas. Film yang diunggah ke dunia maya ini telah memicu sejumlah protes di Mesir dan Libya.

Seorang Duta Besar Amerika Serikat untuk Mesir, Christopher Stevens, dilaporkan tewas saat sekelompok massa memprotes film tersebut dengan menyerbu konsulat Amerika Serikat. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA