Kendaraan lapis baja terus dikerahkan Mesir menuju Sinai sejak Sabtu (11/8) waktu setempat. Sebelumnya, ratusan personel tentara dan kendaraan lapis baja juga telah dikirimkan ke Sinai Utara untuk menghadapi kelompok milisi yang beroperasi di dekat perbatasan. Operasi militer ini sedikitnya telah menewaskan hingga 20 orang. Demikian sebagaimana diberitakan
Xinhua (Minggu, 12/8).
Ini merupakan operasi militer Mesir terbesar di kawasan Sinai sejak perang dengan Israel tahun 1973. Operasi ini dianggap penting untuk menjaga hubungan dengan Israel yang sudah menandatangani perjanjian damai tahun 1979.
Israel dan Mesir khawatir dengan tindakan para milisi yang sewaktu-waktu dapat melakukan serangan, ini sangat berpotensi dalam melanggar perjanjian damai damai kedua negara.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: