Hal tersebut disampaikan Putin pada saat menghadiri pameran udara di Zhukovsky. Pameran udara ini digelar dalam rangka memperingati ulang tahun Angkatan Udara Rusia yang ke 100.
Putin mengatakan bahwa kelengkapan baru Angkatan Udara Rusia tersebut merupakan bagian dari sebuah program modernisasi militer baru.
Sejak Uni Soviet runtuh pada tahun 1991, belanja pertahanan Rusia cenderung merosot. Hal inilah yang kemudian menyebabkan Angkatan Udara Rusia bergantung pada pesawat-pesawat buatan era Uni Sovyet. Pesawat-pesawat itupun kini telah tua dan tidak memungkinkan bagi pilot-pilot untuk melakukan latihan penerbangan secara teratur dengan pesawat tua itu.
"Memperkuat Angkatan Udara merupakan prioritas utama pemerintah. Saya yakin, kita masing-masing merasa bangga dengan negara, dengan orang-orang yang membangun pesawat seperti itu (era Soviet) dan menjadi pilotnya,†ujar Putin dalam pamrena udara tersebut sebagaimana dikutip
VOA (Minggu, 12/8).
Beruntung beberapa tahun belakanan ini terdapat kenaikan pendapatan dari penjualan minyak yang cukup signifikan. Hal ini kemudian mendorong Kremlin untuk meluncurkan sebuah program peningkatan persenjataan yang mahal.
Pemimpin-pemimpin Rusia mengatakan bahwa mereka telah merencanakan untuk membelanjakan 625 miliar dolar AS untuk senjata-senjata baru pada 2020.
[ian]
BERITA TERKAIT: