"Kami sangat sedih dengan kehilangan ini, dan atas nama seluruh Angkatan Pertahanan Selandia Baru, saya ucapkan simpati terdalam saya kepada rekan, keluarga, dan teman-teman dari personil yang terlibat," kata kepala pertahanan Letjend Rhys Jones, sebagaimana dilansir
al Jazeera (Minggu, 5/8).
Rhys Jones mengatakan bahwa para prajuritnya tewas saat membantu pasukan keamanan lokal yang bertempur dengan para gerilyawan di selatan Do Abe, Provinsi Bamiyan.
Pasukan Afghanistan, lanjut Jones meminta bantuan dari tentara Selandia Baru setelah mereka disergap dalam perjalanan oleh para gerilyawan. Tentara Selandia Baru yang mencoba untuk mengamankan daerah tersebut justru dikejutkan oleh serangan kedua kelompok gerilyawan tersebut.
Salah satu tentara tewas ketika kendaraan lapis bajanya terkena granat roket gerilyawan. Sedangkan tentara kedua tewas akibat terkena tembakan.
Meski demikian, pemerintah Selandia Baru mengatakan insiden ini tidak akan mempengaruhi kebijakan Selandia Baru yang sudah menetapkan untuk menarik 145 tentara mereka dari Bamiyan, Afghanistan, maksimal pada akhir tahun 2013 nanti.
[ian]
BERITA TERKAIT: