Seorang jurubicara militer wilayah selatan negara tersebut, Kolonel Pramote Promin, mengatakan bahwa ada tiga bom yang meledak, yang pertama merupakan bom yang diletakkan di mobil, serta bom kedua dan ketiga yang disembunyikan di sepeda motor.
"Tujuh orang dipastikan tewas dan lebih dari 70 orang lainnya cedera dalam ledakan bom di Yala," kata Kolonel Pramote Promin sebagaimana dilansir
AFP (Sabtu, 31/3).
Ledakan tersebut, mengakibatkan sejumlah ruko di dekat lokasi ledakan terbakar dan banyak mobil serta motor yang diparkir di sekitar lokasi rusak berat.
Sebuah pemberontakan yang kompleks, yang tidak pernah dinyatakan secara jelas tujuannya, telah melanda Thailand selatan di dekat perbatasan dengan Malaysia sejak 2004. Pemberontakan tersebut juga telah menewaskan ribuan orang.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: