NATO Tarik Personelnya dari Kementerian Afghanistan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 26 Februari 2012, 09:32 WIB
NATO Tarik Personelnya dari Kementerian Afghanistan
ilustrasi/ist
RMOL. Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menarik seluruh stafnya dari kementerian-kementerian pemerintah Afghanistan pada hari Sabtu (25/2) waktu setempat. Kebijakan ini dilakukan NATO setelah dua penasehat militernya tewas ditembak saat berada di dalam Kementerian Dalam Negeri Afghanistan.

Komandan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) NATO Jenderal John Allen mengatakan bahwa langkah ini diambil sebagai perlindungan pasukannya dari demonstran Afghanistan yang mengamuk akibat pembakaran kitab suci Al Quran di salah satu pangkalan militer AS di Afghanistan.

"Untuk alasan perlindungan pasukan, saya segera melakukan tindakan-tindakan untuk menarik semua personel ISAF lainnya yang bekerja di kementerian-kementerian di sekitar Kabul," ujar Jenderal John Allen seperti dikutip BBC (Minggu, 26/2).

John Allen juga mengecam serangan yang menewaskan dua anggotanya di Kementerian Dalam Negeri Afghanistan itu. Allen juga menyebut pelaku serangan tersebut sebagai seorang pengecut dan harus mempertanggungjawabkan tindakannya tersebut.

Belakangan diketahui bahwa gerilyawan Taliban mengaku bertanggung jawab atas penembakan itu. Para gerilyawan tersebut mengatakan bahwa tindakan itu dilakukan untuk membalas pembakaran Al Quran di satu pangkalan militer AS di Afghanistan. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA