Presiden Indonesia SBY direncanakan bertemu dengan Presiden Federasi Rusia Dmitry Medvedev di arena KTT APEC di Honolulu, Hawaii, yang digelar hingga tanggal 13 November mendatang.
Informasi yang diperoleh Rakyat Merdeka Online dari Kremlin dan Kementerian Luar Negeri Rusia menyebutkan bahwa dalam pertemuan itu kedua kepala negara akan membahas sejumlah hal, dari kerjasama militer dan teknologi tempur, juga kerjasama ekonomi dan perdagangan serta ilmu pengetahuan. Kedua negara juga sepakat untuk mencari berbagai bentuk baru dalam menata hubungan mengingat Rusia dan Indonesia bertekad untuk memodernisasi perekonomian, dan menerapkan inovasi teknologi.
Menurut sumber Kremlin pengembangan kerjasama serba bidang dengan Rusia ditinjau oleh mitra-mitra dari Indonesia sebagai salah satu faktor kunci pelaksanaan rencana umum pembangunan hingga tahun 2025.
Direncanakan peningkatan perdagangan bilateral akan ditingkatkan sebesar dua kali lebih, sampai 5 miliar dolar AS, penerapan sistim navigasi Rusia Glonass, pengiriman 30 pesawat penumpang Sukhoi “Superjet-100†berikut pembinaan pangkalan reparasi, layanan dan pendidikan personil.
Rusia juga akan membantu pembangunan jalur kereta api di Kalimantan yang akan dimanfaatkan oleh industri pengembangan batu bara. Rusia juga akan mengirimkan helikopter untuk Indonesia, serta memasok pesawat pemadam kebakaran dan pesawat amfibi, serta peralatan pertanian. [guh]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: