Pesawat buatan Rusia Yak-42 yang mengangkut 45 penumpang itu terjatuh di sebuah sungai di pinggiran kota Yaroslavl. Hanya dua penumpang yang selamat, yakni pemain depan Alexander Galimov dan teknisi navigasi Alexander Sizov. Keduanya mengalami luka bakar serius dan tengah dirawat di Moskow.
Presiden Rusia Dmitry Medvedev yang ketika itu sedang mengikuti konferensi politik tahunan langsung merubah agenda acara dan segera menuju lokasi kecelakaan. Secara kebetulan lokasi kecelakaan memang tidak jauh dari lokasi konferensi politik tahunan yang dihadiri Medvedev. Di tempat malang tersebut, Medvedev meletakkan bunga hidup sebagai bentuk belasungkawa.
Presiden Medvedev menuntut penelitian umum terbuka sebab musabah kecelakaan pesawat YAK-42 tersebut. "Ini tragedi serius dan segala sesuatu harus terbuka," ujarnya.
Di Kota Minsk, ribuan pencinta hoki berkabung selama tiga hari atas kejadian yang disebut-sebut sebagai peristiwa terburuk setelah jatuhnya pesawat yang membawa tim Manchester United tahun 1958. Para suporter, kemarin, berbondong-bondong mendatangi stadion markas tim. Mereka menyalakan lilin, meninggalkan syal dan karangan bunga tanda duka di dinding stadion. Presiden Federasi Hoki Internasional Rene Fasel pun menyebut kecelakaan itu sebagai hari paling muram dalam sejarah olahraga Dunia.
[wid]
BERITA TERKAIT: