Inggris Tarik Pasukan dari Irak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 22 Mei 2011, 14:02 WIB
Inggris Tarik Pasukan dari Irak
ilustrasi/ist
RMOL. Operasi Militer Inggris di Irak yang bernama Operasi Telic ini telah berlangsung sejak tahun 2003 lalu. Misi Militer Inggris tersebut akan berakhir hari ini (22/5) seiring dengan selesainya pelatihan yang dilakukan oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris kepada sejumlah tentara Irak. .

Meskipun misi operasi ini telah berakhir, namun tidak semua personil militer akan ditarik pulang ke Inggris. Sebagian dari mereka kemungkinan masih akan ditempatkan di kantor Kedubes Inggris di Baghdad.

Penempatan personil Inggris di Irak pernah mencapai 46 ribu orang, dan sebagian dari personil ini telah ditarik pulang pada tahun 2009 dari markas Inggris di kota terbesar kedua Irak, Basra. Kemudian, Inggris menyisakan sekitar 81 personil angkatan lautnya untuk melatih tentara di Irak yang bertugas di pelabuhan Umm Qasr.

Dalam proses pelatihan yang dilakukan oleh militer Inggris, mereka diberi tanggung jawab menangani 1.800 tentara Irak dengan berbagai macam kursus militer mulai dari pelatihan penggunaan senjata ringan hingga perawatan alat.

"Personil Angkatan Laut Kerajaan Inggris (telah) menggunakan keterampilan dan keahliannya untuk membawa perubahan bagi kekuatan pasukan Angkatan Laut Irak," kata Menteri Pertahanan Inggris, Liam Fox, seperti dikutip BBC (Minggu, 22/5)

Menjelang berakhirnya operasi ini, Menteri Pertahanan Inggris Liam Fox menyampaikan penghormatan kepada 179 tentara mereka yang tewas sejak 2003 lalu saat pasukan tersebut berupaya menjaga keamanan dan stabilitas di Irak. [yan]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA