Kelompok bersenjata di Irak, Saraya Awliya al-Dam, memberi peringatan keras bahwa mereka siap kembali melancarkan serangan.
Abu Mahdi al-Ja’afari, komandan kelompok Saraya Awliya al-Dam, menyatakan pasukannya kini berada dalam kondisi siaga penuh. Ia menegaskan bahwa mereka siap melanjutkan operasi militer kapan saja jika gencatan senjata benar-benar berakhir.
Dalam pernyataan resminya yang disampaikan melalui Telegram, al-Ja’afari mengklaim bahwa kelompoknya telah melakukan lebih dari 200 aksi terhadap apa yang mereka sebut sebagai “kehadiran pendudukan” di Irak dan kawasan sekitarnya. Ia juga memberi sinyal bahwa serangan ke depan akan meningkat.
“Kami siap melanjutkan operasi militer dengan frekuensi yang lebih tinggi dan dampak yang lebih besar,” tegasnya, dikutip dari
Al-Jazeera, Selasa 21 April 2026.
Sebagai informasi, kesepakatan gencatan senjata antara Washington dan Teheran dijadwalkan berakhir pada Rabu, 22 April 2026. Jika tidak diperpanjang, ancaman eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah pun semakin terbuka.
BERITA TERKAIT: