Dalam pidatonya di televisi negara, Khadafi menyerukan bahwa serangan udara NATO yang berdalih untuk melindungi warga negara Libya sesungguhnya adalah serangan untuk membunuh dirinya.
Dalam pidato tersebut Khadafi secara tegas menolak setiap upaya untuk memaksa dia ke pengasingan. Ia menegaskan lagi pernyataan bahwa tidak ada yang dapat memaksa dia untuk meninggalkan negara kelahiran leluhurnya.
"Tidak seorangpun bisa memaksa saya untuk meninggalkan negara saya dan tidak ada yang dapat memberitahu saya untuk tidak berjuang demi negara saya," katanya, dikutip
BBC.
Khadafi menambahkan bahwa pihaknya siap melakukan gencatan senjata dengan syarat gencatan senjata tersebut tidak hanya sepihak, tapi dua pihak saling menghentikan serangan. Ia juga meminta kepada pihak asing yang melakukan serangan agar kembali ke negaranya masing-masing dan tidak lagi ikut campur mengurusi urusan dalam negeri Libya.
"Kita tidak menyerang mereka atau menyeberangi laut tapi mengapa mereka menyerang kita? Mari kita bernegosiasi dengan Anda, negara-negara yang menyerang kita (Libya)," seru Khadafi.
[ald]
BERITA TERKAIT: