Thailand Ladeni Kamboja di Mahkamah Internasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 30 April 2011, 11:41 WIB
RMOL. Kamboja mengajukan banding ke Mahkamah Internasional untuk memperjelas putusan 1962 Mahkamah Internasional mengenai kuil Preah Vihear yang selama ini dipererbutkan negaranya dan Thailand.

Kamboja ingin mempertegas batas wilayah Kamboja dengan Thailand yang selama ini masih disengketakan. Hal ini membuat kubu Thailand geram. Melalui Kementerian Luar Negerinya, Thailand menyatakan siap meladeni kamboja dalam  menyelesaikan konflik perbatasannnya di Mahkamah Internasional.

Dalam sambutannya yang dirilis kantor berita Thailand, MCOT, Jurubicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Thani Thongpakdi, mengatakan, Thailand bersedia mengikuti langkah pemerintah Kamboja tersebut untuk menghentikan bentrokan yang telah berlangsung selama delapan hari itu. Namun disisi lain, Thani menyindir Kamboja karena telah mengabaikan pentingnya kerjasama  ASEAN dalam menangani stabilitas keamanan kawasan.

Kementerian Luar Negeri Thailand kini menunggu teks Kamboja yang akan diajukan ke Mahkamah Internasional untuk dipelajari dengan seksama. Thani masih berkeyakinan bahwa kasus ini masih bisa diselesaikan secara bilateral.

"Kementerian luar negeri Thailand melakukan persiapan dengan baik dan penasihat hukum telah dipekerjakan untuk menangani kasus ini. Namun kami tetap percaya bahwa sengketa perbatasan bisa diselesaikan pada tingkat bilateral," kata Thani.[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA