Yukio Edano, juru bicara Kan, mengatakan bahwa penunjukan Matsumoto sebagai Menteri Luar Negeri Jepang di dasarkan pada kemampuan dan pengetahuan diplomatik.
“Perdana Menteri Kan memutuskan penunjukan ini karena kemampuan dan pengetahuan Matsumoto dalam menjalin kelangsungan hubungan diplomasi (Jepang dengan negara lain),†ujar Yukio Edano seperti dilansir
BBC (Rabu, 9/3) .
Matsumoto mengatakan, tantangan terberat Jepang saat ini adalah dengan China dan Rusia. Pengganti Seiji Maehara yang terlibat skandal sumbangan itu menyatakan, kasus helikopter China yang melintasi perairan Jepang membuat hubungan Jepang dan China menegang.
Jepang juga terlibat sengketa wilayah dengan Rusia atas Kepulauan Kuril Selatan. Dua kasus besar ini adalah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Matsumoto.
[ald]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: