Pengamat pasar modal Teguh Hidayat memperkirakan IHSG masih bisa terkoreksi hingga level 4.700. Meski demikian, ia menilai indeks tidak akan terperosok terlalu dalam hingga menyentuh level 4.000.
“Jadi kalau ditanya apakah bisa besok turun lagi, menurut saya iya. Target berikutnya, kalau ke 4.000 banget enggaklah, 4.700 mungkin,” kata Teguh kepada RMOL, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Ia memperkirakan tekanan lanjutan tersebut bisa membawa IHSG terkoreksi sekitar 400 poin setelah sempat anjlok sekitar 600 poin pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026.
Menurut Teguh, gejolak pasar saat ini jauh di luar perkiraan pelaku pasar. Sebelumnya, investor masih optimis Indonesia mampu mempertahankan status emerging market atau setidaknya hanya turun ke kategori frontier market.
“Ternyata bukan hanya turun ke frontier, tapi lebih rendah lagi, sampai ke standalone. Nggak ada yang menduga ke situ,” ujarnya.
Menurutnya, pengamat pasar sebelumnya hanya memperkirakan Indonesia, sedikitnya hanya akan turun ke frontier market, dan dampaknya dinilai tidak akan terlalu besar lantaran porsi investor asing di pasar saham Indonesia telah menyusut signifikan.
“Saya kan sering bilang bahwa betul IHSG nggak akan naik sampai 9.000, 8.000, tapi nggak akan crash juga. Karena apa? Karena kita yakin pasar akan bertahan di emerging. Dan kalaupun dia turun ke frontier, posisi asing di kita tuh sudah berkurang sangat besar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Teguh menilai pemulihan IHSG akan sangat bergantung pada langkah konkret pemerintah dan otoritas pasar modal dalam merespons persoalan yang menjadi perhatian MSCI.
Menurutnya, IHSG baru berpeluang berbalik menguat apabila pemerintah mampu memberikan solusi nyata untuk memulihkan kepercayaan investor. Namun, pemulihan tersebut tidak serta-merta membawa indeks kembali ke level 6.000.
“Mudah-mudahan tidak lebih dalam itu. Nah, nanti baru di hari setelahnya kalau memang sudah ada tindakan dari pemerintah tadi, ada solusi yang konkret, nah itu baru rebound. Itu pun nggak akan langsung ke 6.000 lagi, cuma berhenti turun aja. Jadi nanti dia akan stabilnya di 5.000-an lah, di posisi sekarang,” tandasnya.
BERITA TERKAIT: