Mengutip data Bloomberg, Rupiah bergerak ke Rp17.887 per Dolar AS, menguat 12 poin afau 0,07 persen dari perdagangan sebelumnya.
Penguatan Rupiah terjadi di tengah harga minyak dunia yang mulai turun meski masih berada di level 100 Dolar AS per barel.
Mengutip
Reuters, harga minyak mentah Brent turun 1,37 Dolar AS atau 1,31 persen menjadi 103,35 Dolar AS per barel.
Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) ikut turun 1,30 Dolar AS atau 1,42 persen ke 90,55 Dolar AS per barel.
Penurunan harga terjadi setelah Presiden AS Donald Trump pada Minggu mengatakan Rusia dan Ukraina sepakat menghentikan serangan terhadap fasilitas energi masing-masing. Pengumuman itu menyusul kesepakatan pasokan diesel Rusia ke AS yang diumumkan pada Jumat.
Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan masih menunggu rincian kesepakatan tersebut, sementara Moskow belum memberikan komentar.
BERITA TERKAIT: