Sebagai emiten yang bergerak di bidang pertambangan tembaga dan emas, pergerakan saham perusahaan ini selalu menjadi salah satu indikator penting yang dicermati oleh para pelaku pasar.
Pantauan RMOL berdasarkan data bursa, hingga pukul 12:55:02 WIB, saham AMMN berada di level 5.050, yang tercatat mendatar karena tidak mengalami perubahan dibandingkan harga penutupan hari sebelumnya.
Kendati demikian, jalannya sesi perdagangan sempat diwarnai oleh fluktuasi yang cukup dinamis. Saham ini sempat melesat dan menyentuh level tertinggi harian di angka 5.275, sebelum akhirnya tekanan jual membawa harga turun dan tertahan di level terendah sekaligus harga penutupannya pada angka 5.050.
Sebagai perbandingan pada perdagangan sehari sebelumnya, saham ini dibuka pada level 5.100, mencapai puncaknya di 5.125, sempat melemah ke titik 4.970, dan ditutup pada 5.050.
Dari sisi aktivitas perdagangan, likuiditas saham AMMN tetap terjaga dengan baik meskipun intensitasnya sedikit melandai. Sepanjang sesi berjalan, volume perdagangan tercatat sebanyak 63,09 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp327,41 miliar yang melibatkan 19.259 kali frekuensi perpindahan tangan.
Angka ini mengalami penyesuaian jika dibandingkan catatan sehari sebelumnya yang membukukan volume 77,86 juta lembar saham, nilai transaksi sebesar Rp393,03 miliar, serta frekuensi sebanyak 29.788 kali.
Melalui posisi harga terakhir tersebut, total kapitalisasi pasar atau nilai keseluruhan dari emiten pertambangan ini kini kokoh berada di angka Rp61,31 triliun. Kestabilan posisi ini mencerminkan sikap pasar yang cenderung wait and see dalam membaca arah strategi lanjutan di sektor komoditas mineral.
BERITA TERKAIT: