Direktur Keuangan PT Avrist Assurance Agus Setiawan mengatakan, sinergi tersebut diarahkan untuk menghubungkan empat entitas Avrist Group, yakni Avrist Assurance di bidang asuransi jiwa, Avrist General Insurance untuk asuransi umum, Avrist Asset Management dalam pengelolaan aset, serta DPLK untuk perencanaan dana pensiun.
“Nasabah saat ini membutuhkan lebih dari sekadar satu produk. Mereka membutuhkan solusi untuk melindungi diri dan keluarga, mengelola aset, serta mempersiapkan masa depan,” kata Agus kepada media di Jakarta, Kamis 3 September 2026.
Selain memperkuat layanan terintegrasi, Agus menyambut positif rencana pengembangan asuransi jiwa kredit berjangka panjang yang didorong pemerintah. Menurut dia, produk tersebut dapat membantu masyarakat, tetapi perlu ditopang ketersediaan aset berjangka panjang agar pengelolaan aset dan liabilitas perusahaan tetap prudent.
“Kalau ketersediaan asset liability itu tersedia dengan baik, ya tentu kita biasa mengelola asset liability dengan prudent, yang ujung-ujungnya ini bisa membantu masyarakat kembali untuk mendapatkan asuransi jiwa kredit sesuai kebutuhan dan affordability-nya,” ujarnya.
Di sisi lain, Agus melihat prospek asuransi kesehatan masih kuat. Tren klaim dinilai mulai membaik seiring penguatan tata kelola dan kerja sama antara regulator, perusahaan asuransi, dan rumah sakit.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perkembangan positif mengingat asuransi kesehatan merupakan salah satu produk yang banyak dibutuhkan masyarakat untuk mendapatkan perlindungan finansial.
Melalui One Avrist Synergy, Avrist Assurance juga akan memperkuat kualitas layanan, transformasi digital, dan kolaborasi antarentitas untuk menghadirkan solusi keuangan yang lebih relevan bagi nasabah.
BERITA TERKAIT: