Menurut Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, Ikopin memiliki posisi yang khas dan strategis. Lembaga ini tidak hanya berperan mendidik sumber daya manusia (SDM) yang memahami perkoperasian.
“Ikopin juga diharapkan melahirkan riset dan inovasi yang menjawab kebutuhan nyata koperasi, termasuk dalam pengembangan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP),” tegas Ferry saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Universitas Koperasi Indonesia, Ikopin University, Jatinangor, Jawa Barat (Jabar), Rabu, 2 September 2026.
Ferry berharap, pertemuan evaluasi ini menghasilkan langkah konkret dan realistis. Seluruh pihak diminta menyepakati apa yang perlu diperbaiki dan dikembangkan, lalu bekerja sama mewujudkannya.
“Kita pertahankan yang sudah baik, kita benahi yang masih menjadi persoalan, sehingga arah ke depan menjadi jelas. Mari kita kerjakan bersama agar Ikopin semakin sehat, relevan, dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan gerakan koperasi Indonesia,” ucapnya.
Langkah pembenahan mencakup efisiensi operasional, pengembangan program studi, peningkatan kualitas dan jumlah mahasiswa, diversifikasi sumber pendapatan, hingga pemanfaatan teknologi informasi.
Menkop turut mengajak para lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat di seluruh Indonesia untuk mendaftar menjadi mahasiswa Ikopin University.
“Lembaga ini dipersiapkan menjadi alternatif pendidikan tinggi yang menjamin kualitas pembelajaran sekaligus kepastian karier bagi para lulusannya,” tandasnya.
BERITA TERKAIT: