Corporate Secretary Rukun Raharja, Yuni, menegaskan hingga saat ini perseroan belum memiliki rencana untuk mengikuti proses pengadaan proyek tersebut.
“Terkait informasi proyek perpipaan Blok Masela tersebut, saat ini Rukun Raharja belum ada rencana mengikuti proses pengadaan dimaksud, sehingga belum terdapat keterlibatan Perseroan dalam proyek tersebut,” kata Yuni saat dikonfirmasi redaksi RMOL, Kamis, 20 Agustus 2026.
Dengan demikian, Rukun Raharja juga belum memiliki informasi mengenai nilai atau pagu anggaran proyek maupun rencana pelaksanaannya.
“Dengan demikian, untuk itu saat ini belum ada informasi terkait nilai proyek maupun rencana pelaksanaan yang dapat kami sampaikan,” ujarnya.
Blok Masela merupakan proyek pengembangan Lapangan Gas Abadi di Laut Arafura, Maluku, yang menjadi salah satu proyek gas bumi terbesar di Indonesia.
Proyek strategis nasional ini dikembangkan untuk menghasilkan LNG, gas pipa, dan kondensat dengan nilai investasi sekitar 20,9 miliar dolar AS. Dalam pengembangannya, proyek tersebut juga mencakup pembangunan infrastruktur perpipaan untuk mendukung penyaluran gas.
BERITA TERKAIT: