Penguatan dipicu turunnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat dan dolar AS setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan peningkatan operasi pembelian kembali obligasi untuk mendukung likuiditas.
Harga emas spot melesat 3,6 persen menjadi 4.487,91 Dolar AS per ons, setelah sempat menyentuh 4.499,20 Dolar AS per ons, level tertinggi sejak 4 Juni.
Sementara emas berjangka AS untuk kontrak Desember ditutup naik 2,8 persen menjadi 4.545,30 Dolar AS per ons.
Secara teknikal, emas spot berhasil menembus rata-rata pergerakan 100 hari di sekitar 4.381 Dolar AS per ons. Penguatan emas turut didukung pelemahan Indeks Dolar AS (DXY) sebesar 0,8 persen, yang membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Logam mulia lainnya juga bergerak menguat. Harga perak spot naik hampir 4 persen menjadi 65,80 Dolar AS per ons, platinum melonjak 5,1 persen ke 1.800,02 Dolar AS per ons, sedangkan paladium menguat 2,7 persen menjadi 1.325,12 Dolar AS per ons.
Penguatan serentak tersebut menempatkan emas, perak, platinum, dan paladium di jalur untuk mencatat kenaikan harian terbesar dalam dua pekan.
BERITA TERKAIT: