Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,54 persen, sementara Topix juga bergerak lebih tinggi.
Penguatan turut terlihat di Korea Selatan, dengan Kospi naik 0,53 persen saat pembukaan. Sementara Kosdaq melonjak 1,48 persen, menunjukkan penguatan yang lebih besar pada saham-saham berkapitalisasi kecil.
Bursa Australia juga berada di zona hijau. Indeks S&P/ASX 200 menguat 0,54 persen pada awal perdagangan.
Di pasar energi, harga minyak kembali naik pada awal perdagangan Senin. Brent berjangka naik 1,09 persen menjadi 84,46 Dolar AS barel, sementara WTI menguat 0,78 persen menjadi 78,79 Dolar AS per barel.
Kenaikan harga minyak terjadi setelah harga anjlok lebih dari 7 persen sepanjang pekan lalu. Pasar sebelumnya berharap kesepakatan antara Iran dan Oman dapat membantu membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Namun, harapan tersebut kembali menghadapi ketidakpastian. Iran mengatakan kesepakatan dengan Oman mengenai jalur pelayaran baru sudah berada dalam tahap akhir, tetapi pembukaan kembali Selat Hormuz masih bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan oleh Amerika Serikat.
Situasi tersebut menjadi perhatian investor Asia karena Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi perdagangan minyak dunia. Jika ketidakpastian berlanjut, harga energi berpotensi tetap tinggi dan dapat memengaruhi sentimen pasar saham.
BERITA TERKAIT: