Sunarso Soroti Loan at Risk 8,82 Persen, Industri Perbankan Diminta Tetap Waspada

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Jumat, 10 Juli 2026, 20:37 WIB
Sunarso Soroti Loan at Risk 8,82 Persen, Industri Perbankan Diminta Tetap Waspada
Ketua Himbara Sunarso (Foto: Istimewa)
rmol news logo Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) periode 2020-2025, Sunarso, mengingatkan industri perbankan nasional agar tidak terlena dengan capaian kinerja yang saat ini dinilai solid. 

Menurut Sunarso, peran perbankan telah berkembang dari sekadar lembaga intermediasi menjadi motor penggerak ekosistem ekonomi digital yang terintegrasi. 

Karena itu, sektor perbankan memegang peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan produktif, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta perluasan akses inklusi keuangan.

Meski demikian, Direktur Utama Bank BRI itu menegaskan bahwa ekspansi bisnis tidak boleh mengesampingkan aspek pengelolaan risiko. 

"Kalau bicara pertumbuhan saja tetapi tidak dibarengi dengan risk management dan risk awareness, maka pertumbuhan tersebut tidak akan berkelanjutan," ujar Sunarso di acara Indonesia Best Bank Award 2026 di Jakarta, dikutip Jumat, 10 Juli 2026.

Menurutnya, fondasi industri perbankan Indonesia saat ini jauh lebih kuat dibandingkan saat krisis moneter 1998. 

Penilaian itu didukung sejumlah indikator kesehatan perbankan, antara lain Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 23,97 persen, Non-Performing Loan (NPL) sebesar 2,17 persen, serta Liquidity Coverage Ratio (LCR) yang mencapai 192 persen. 

"Artinya, kondisi industri perbankan kita saat ini sangat baik, solid, dan memiliki tingkat resiliensi yang jauh lebih kuat dibandingkan tahun 1998," kata Ketua Himbara.

Di balik capaian tersebut, Sunarso mengingatkan masih terdapat potensi kerentanan yang harus menjadi perhatian. 

Salah satunya adalah rasio Loan at Risk (LAR) yang masih berada di level 8,82 persen. Menurutnya, angka tersebut mencerminkan masih adanya potensi penurunan kualitas kredit apabila tekanan terhadap perekonomian meningkat.

Selain risiko ekonomi, lanjut Sunarso, industri perbankan juga menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat disrupsi teknologi, perubahan perilaku nasabah, hingga meningkatnya frekuensi krisis global. 

Kondisi tersebut menuntut setiap pelaku industri untuk memiliki kesiapan dalam mengantisipasi berbagai skenario yang dapat memengaruhi stabilitas sektor keuangan.

"Kesadaran dalam memahami strategi menghadapi krisis menjadi sangat penting, terutama yang dipicu oleh disrupsi teknologi, perubahan preferensi nasabah, serta meningkatnya frekuensi dan intensitas krisis global yang dapat mengancam industri perbankan," ujar Sunarso.

Adapun Indonesia Best Bank Award 2026 yang digelar Warta Ekonomi memberikan apresiasi kepada 30 perusahaan yang dinilai berhasil mencatatkan kinerja unggul sekaligus berkontribusi dalam memperkuat ekosistem ekonomi nasional. 

Berikut daftar penerima penghargaan Best Bank Award 2026.

1. Citi Indonesia (Bank Asing)-Indonesia Best Bank 2026 for Providing Comprehensive Banking Solutions to Create Impressive Performance.

2. PT Bank Capital Indonesia Tbk (KBMI 2-Swasta)-Indonesia Best Bank 2026 for Enhancing Credit Segment Growth through Strategic Collaborations.

3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (KBMI 4-BUMN)-Indonesia Best Bank 2026 for Providing Responsive and Relevant Banking Services through Digital Platform Development.

4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (KBMI 4-BUMN)- Indonesia Best Bank 2026 for Strengthening Profitability and Performance Fundamental through Holistic Transformation.

5. PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (KBMI 2-Swasta)-Indonesia Best Bank 2026 for Maintaining Positive Performance Trend through Profit and Asset Growth.

6. Bank Jakarta (KBMI 2-BPD)-Indonesia Best Bank 2026 for Building Public Trust through Business Transformation.

7. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (KBMI 4-BUMN)-Indonesia Best Bank 2026 for Maximizing Intermediary Functions through Productive Financing Disbursement and Digital Solution.

8. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (KBMI 3-Bank Syariah)-Indonesia Best Bank 2026 for Transforming Islamic Banking through Customer-Centric Innovation.

9. PT Super Bank Indonesia (KBMI 2-Bank Digital)-Indonesia Best Bank 2026 for Maintaining Customer Engagement and Services Relevance to Encourage Business Growth.

10. PT Bank Syariah Nasional (KBMI 2-Bank Syariah)-Indonesia Best Bank 2026 for Strengthening Sharia-Based Housing Loan Ecosystem.

11. PT Bank Maspion Indonesia Tbk (KBMI 2-Swasta)-Indonesia Best Bank 2026 for Implementing Business Strategy to Enhance Financial Performance.

12. PT Bank Pembangunan Daerah Bali (KBMI 1-BPD)-Indonesia Best Bank 2026 for Encouraging Regional Economic Turnover Acceleration through Credit Disbursement and Digitalization.

13. PT Bank Mandiri Taspen (KBMI 2-BUMN)-Indonesia Best Bank 2026 for Developing Integrated Financial Services Ecosystem through Synergy Strengthening.

14. PT Bank Victoria International Tbk (KBMI 1-Swasta)-Indonesia Best Bank 2026 for Creating Positive Performance through Selective Credit Disbursement Strategy.

15. PT Bank OCBC NISP Tbk (KBMI 3-Swasta)-Indonesia Best Bank 2026 for Implementing Business Development Strategy through Portfolio Diversification.

16. PT Bank Central Asia Tbk (BCA)(KBMI 4-Swasta)-Indonesia Best Bank 2026 for Maintaining Customer Trust through Digital System Security.

17. PT Bank Multiarta Sentosa (KBMI 1-Swasta)-Indonesia Best Bank 2026 for Enhancing Credit Portfolio Performance to Encourage Business Growth Acceleration.

18. PT Bank CTBC Indonesia (KBMI 1-Swasta)-Indonesia Best Bank 2026 for Expanding Services Network to Provide Financial Services Accessibility.

19. PT Bank Nationalnobu Tbk (KBMI 1-Swasta)-Indonesia Best Bank 2026 for Encouraging Financial Performance through Sustainable Transformation.

20. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (KBMI 1-Bank Syariah)-Indonesia Best Bank 2026 for Encouraging Business Transformation through the Development of Digital and Sharia Ecosystem.

21. PT Bank Ganesha Tbk (KBMI 1- Swasta)-Indonesia Best Bank 2026 for Creating Positive Performance through the Implementation of Long-term Growth Strategies.

22. PT Bank BCA Syariah (KBMI 1-Bank Syariah)-Indonesia Best Bank 2026 for Providing Sustainable Digital Innovations to Improve Transaction Convenience.

23. PT Bank Aladin Syariah Tbk (KBMI 1-Bank Digital)-Indonesia Best Bank 2026 for Strengthening Constructive Synergy to Provide Comprehensive Financial Solutions.

24. PT Bank Sahabat Sampoerna (KBMI 1-Swasta)-Indonesia Best Bank 2026 for Providing Flexible and Inclusive Financial Services.

25. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (KBMI 3-BUMN)-Indonesia Best Bank 2026 for Accelerating Transformation to Develop Holistic Services.

26. PT Bank Mega Syariah (KBMI 1-Bank Syariah)-Indonesia Best Bank 2026 for Balancing Financing Growth and Cost of Fund Management to Create Profitability.

27. PT BPD Banten (Perseroda) Tbk (KBMI 1-BPD)-Indonesia Best Bank 2026 for Maintaining Public and Stakeholders Trust through Qualified Banking Services.

28. PT BPD Sulawesi Tenggara (KBMI 1-BPD)-Indonesia Best Bank 2026 for Presenting Healthy Fundamental through Inclusive Financial Access.

29. PT Bank Jabar Banten Syariah (KBMI 1-Bank Syariah)-Indonesia Best Bank 2026 for Enhancing Business Segments Contribution to Support Sustainable Growth and Expansion.

30. PT Bank Ina Perdana Tbk (KBMI 1-Swasta)-Indonesia Best Bank 2026 for Maintaining Sustainable Business Growth through Strengthening Corporate Banking Services.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA