Meski sentimen pasar masih dibayangi kekhawatiran geopolitik, bursa Korea Selatan justru mencatat kenaikan tajam setelah mengalami tekanan besar sehari sebelumnya.
Indeks Kospi Korea Selatan terpantau melonjak 2,92 persen pada awal perdagangan, sehari setelah secara teknis masuk ke wilayah bear market atau turun lebih dari 20 persen dari puncak terakhirnya. Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga menguat 1,28 persen.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik lebih dari 1,17 persen, sedangkan Topix bertambah 0,20 persen, menunjukkan sentimen yang lebih positif di pasar saham Negeri Sakura.
Berbeda dengan Jepang dan Korea Selatan, bursa Australia bergerak melemah. Indeks S&P/ASX 200 turun 0,83 persen pada awal perdagangan.
Sementara kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong diperdagangkan di level 23.983, lebih rendah dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di 24.199,46. Hal ini mengindikasikan pembukaan yang cenderung negatif bagi pasar saham Hong Kong.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: