Sentimen investor tertekan setelah konflik terbaru antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,55 persen, sementara indeks Topix melemah 0,7 persen.
Di Korea Selatan, indeks Kospi terkoreksi 0,72 persen dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq anjlok 1,94 persen.
Sementara itu, indeks acuan Australia, S&P/ASX 200, turun lebih dalam sebesar 1,36 persen.
Pelemahan bursa terjadi setelah AS melancarkan serangan terhadap Iran sebagai respons atas serangan terhadap tiga kapal dagang di Selat Hormuz.
Eskalasi konflik tersebut mendorong harga minyak dunia naik dan memicu kekhawatiran bahwa tekanan inflasi global bisa kembali meningkat, sehingga membuat pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko seperti saham.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: