Bursa Asia Variatif, Saham Teknologi Masih Tertekan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 03 Juli 2026, 08:39 WIB
Bursa Asia Variatif, Saham Teknologi Masih Tertekan
Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)
rmol news logo Bursa saham Asia-Pasifik bergerak beragam pada Jumat pagi, 3 Juli 2026, seiring investor melanjutkan aksi mengurangi kepemilikan di saham-saham teknologi.

Pada awal perdagangan, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,86 persen, sementara indeks Topix menguat 0,34 persen. 

Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,97 persen, sedangkan indeks Kosdaq yang didominasi saham teknologi justru melemah 1,12 persen.

Laporan dari bursa Australia menunjukkan indeks S&P/ASX 200 menguat sekitar 0,5 persen.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng diperdagangkan di level 23.061, sedikit lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di 23.055,03, mengindikasikan pembukaan yang cenderung positif.

Pergerakan pasar Asia dipengaruhi oleh perdagangan di Wall Street semalam yang ditutup beragam. Indeks Dow Jones mencetak rekor penutupan tertinggi setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat memicu harapan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga. Namun, tekanan pada saham-saham semikonduktor membuat indeks Nasdaq berakhir di zona merah.

Pasar saham AS akan libur pada Jumat waktu setempat, untuk memperingati Hari Kemerdekaan, sehingga aktivitas perdagangan global diperkirakan berlangsung lebih sepi. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA