Komitmen ini ditegaskan kembali oleh Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, saat melakukan kunjungan kerja ke PGE Area Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Menurut Baron, Area Operasi Kamojang memiliki nilai historis yang sangat kuat dan menjadi tonggak penting dalam sejarah panjang pengembangan energi bersih berkelanjutan di tanah air.
"Seratus tahun lalu, potensi panas bumi Indonesia pertama kali ditemukan di Kamojang. Hari ini, kita melihat bagaimana sejarah tersebut berkembang tidak hanya menjadi sumber energi bersih yang andal namun sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Baron dalam keteranngan tertulisnya, Selasa, 30 Juni 2026.
Baron menambahkan, melalui kunjungan ini Pertamina ingin memperlihatkan kepada publik bahwa proyek panas bumi tidak sekadar memproduksi listrik murni. Lebih dari itu, ada efek domino positif terhadap lingkungan hidup dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Senada dengan itu, Corporate Secretary PGE, Muhammad Taufik, menyatakan bahwa perjalanan satu abad panas bumi membuktikan Indonesia memiliki sumber daya alam (SDA) yang mandiri dan berkelanjutan.
"Ini potensi asli Indonesia. Kami ingin memperlihatkan bahwa panas bumi tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasi," pungkas Taufik.
Hingga saat ini, PGE Area Kamojang tercatat telah menjangkau sekitar 15 ribu penerima manfaat yang bergerak di sektor ekonomi, sosial, hingga lingkungan.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: