PGN Amankan Pasokan Gas Bumi dan LNG Domestik di IPA Convex 2026

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Kamis, 21 Mei 2026, 18:46 WIB
PGN Amankan Pasokan Gas Bumi dan LNG Domestik di IPA Convex 2026
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan penandatanganan serangkaian kesepakatan strategis. (Foto: Dok. Pertamina)
rmol news logo PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina bergerak cepat memperkuat keandalan pasokan energi nasional. Langkah nyata ini dibuktikan lewat penandatanganan serangkaian kesepakatan strategis untuk pasokan gas bumi dan Liquefied Natural Gas (LNG) domestik.

Kesepakatan tersebut diresmikan di sela-sela ajang Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex 2026) yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Rabu, 20 Mei 2026.

Aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang PGN dalam menjaga keberlanjutan pasokan gas bumi nasional. Selain itu, kesepakatan ini ditujukan untuk meningkatkan fleksibilitas penyaluran kepada pelanggan di tengah dinamika industri energi global yang kian fluktuatif.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman menegaskan bahwa penguatan integrasi antara pasokan gas pipa dan LNG domestik merupakan langkah krusial. Hal ini dilakukan demi menjamin keandalan penyaluran energi bagi pelanggan di berbagai sektor strategis.

“Strategi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keberlanjutan penyaluran energi gas bumi sekaligus meningkatkan fleksibilitas pemenuhan kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah,” kata Fajriyah.

Dalam gelaran IPA Convex 2026, PGN mematangkan sejumlah kesepakatan strategis yang mencakup optimalisasi lapangan domestik hingga pengembangan pasokan LNG jangka panjang.

Untuk memperkuat pasokan gas pipa domestik, PGN bersama mitra pemasok resmi menandatangani tiga dokumen penting, yakni amandemen Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) perpanjangan kontrak pasokan gas bumi dari Wilayah Kerja (WK) Corridor guna memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Gas (BBG) dan jaringan gas rumah tangga (Jargas).

Kedua, perubahan dan pernyataan kembali PJBG untuk perpanjangan kontrak pasokan gas bumi dari Husky-CNOOC Madura Limited (HCML). Ketiga, key terms dengan Medco E&P Sakakemang untuk pembelian pasokan gas bumi dari WK Sakakemang.

Tak hanya mengandalkan jalur pipa, PGN juga memperluas fleksibilitas distribusi berbasis LNG. Komitmen ini diwujudkan lewat penandatanganan kerja sama bersama Pertamina dan mitra strategis, meliputi Head of Agreement (HoA) LNG South Hub, HoA LNG North Hub, dan HoA pembelian LNG dari Blok Abadi Masela sebagai langkah pengamanan pasokan jangka panjang.

Fajriyah optimistis kombinasi pasokan gas pipa dan LNG dari berbagai sumber domestik ini akan memperkokoh penetrasi pasar PGN, khususnya ke pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru maupun wilayah eksisting.

"Melalui pengelolaan pasokan yang terintegrasi, PGN bersama Pertamina Group berupaya menjaga keandalan energi nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan transisi menuju energi yang lebih rendah emisi,” tutup Fajriyah. rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA