Dikutip dari
Yahoo Finance, pada perdagangan Kamis sebelumnya, saham Cerebras yang menggunakan kode ticker CBRS ditutup di level 311,07 Dolar AS per saham, setelah sempat menyentuh harga tertinggi intraday di 385 Dolar AS. Namun sehari kemudian, sahamnya langsung terkoreksi cukup dalam.
Saham Cerebras sebenarnya memulai debut yang sangat kuat. Harga pembukaan mencapai 350 Dolar AS per saham, hampir dua kali lipat dari harga IPO yang dipatok di 185 Dolar AS per saham. Lonjakan itu membuat kapitalisasi pasar perusahaan mendekati 70 miliar Dolar AS.
Jika menghitung seluruh saham terdilusi penuh, termasuk opsi saham dan waran, valuasi perusahaan bahkan diperkirakan mendekati 86 miliar Dolar AS berdasarkan data Bloomberg.
IPO Cerebras menjadi sorotan besar di pasar karena perusahaan ini dianggap sebagai salah satu penantang serius Nvidia di industri chip AI. Antusiasme investor terhadap saham teknologi AI juga masih sangat tinggi, meskipun saham Nvidia sendiri turun sekitar 4,4 persen dan indeks Nasdaq melemah 1,5 persen pada perdagangan yang sama.
Sebelum IPO, Cerebras awalnya menawarkan 30 juta saham dengan kisaran harga 150 Dolar AS hingga 160 Dolar AS per saham. Namun tingginya minat investor membuat perusahaan menaikkan kisaran harga penawaran. Bahkan, permintaan saham disebut lebih dari 20 kali lipat dibanding jumlah saham yang tersedia.
Di industri AI, Cerebras juga sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar seperti Amazon dan OpenAI. Awal tahun ini, OpenAI bahkan meluncurkan model AI pertamanya yang berjalan menggunakan chip buatan Cerebras.
BERITA TERKAIT: