Wamenbud Giring Ganesha Soroti Peran Digital dalam Promosi Budaya Lewat Kolaborasi NYOTA

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 28 April 2026, 08:36 WIB
Wamenbud Giring Ganesha Soroti Peran Digital dalam Promosi Budaya Lewat Kolaborasi NYOTA
Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha, menyampaikan apresiasinya kepada TikTok LIVE dalam mendukung kreator mempromosikan kebudayaan Indonesia (Foto: Istimewa)
rmol news logo Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, menyampaikan apresiasinya kepada TikTok LIVE dalam mendukung kreator mempromosikan kebudayaan Indonesia melalui platform digital.

Dalam beberapa tahun terakhir, budaya tidak lagi hanya dilestarikan, tetapi juga terus dihidupkan melalui cara-cara baru, termasuk melalui platform digital

Laporan UNESCO berjudul “Culture: The Missing SDG” yang dirilis tahun lalu¹ menyebutkan budaya merupakan elemen kunci dalam pembangunan berkelanjutan. Sejalan dengan itu, industri budaya dan kreatif kini menyumbang lebih dari 3 persen terhadap PDB dunia dan terus berkembang sebagai kontributor penting bagi perekonomian global.

Melihat potensi tersebut, TikTok LIVE bersama POP MART meluncurkan kolaborasi perdana di Asia Tenggara bertajuk “NYOTA di Tanah Air” untuk menghidupkan kekayaan lokal di era digital. Inisiatif ini menghubungkan kreativitas digital, interaksi komunitas, dan warisan budaya lokal—dari ruang virtual hingga pengalaman nyata. 

Karakter NYOTA hadir dengan desain yang terinspirasi dari elemen khas Indonesia, seperti motif batik, wayang, serta lanskap ikonik Tanah Air. Selain itu, NYOTA juga tersedia sebagai gift virtual di TikTok LIVE, memungkinkan audiens berpartisipasi langsung dalam mendukung kreator favorit mereka.

Giring menilai kehadiran karakter NYOTA menjadi contoh konkret bagaimana medium kreatif mampu menjembatani nilai-nilai tradisional dengan platform digital agar tetap relevan bagi generasi muda. Ia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap kreator dalam mempromosikan identitas Indonesia di panggung global.

"Kami juga mendorong kolaborasi lebih lanjut dengan para seniman Indonesia agar karya mereka semakin dikenal di panggung global. Kehadiran karakter seperti NYOTA dalam kolaborasi ini menunjukkan bagaimana medium kreatif dapat menjembatani budaya tradisional dan platform digital secara relevan bagi generasi muda,” ujar Giring dalam pernyataannya yang dikutip Selasa, 28 April 2026.

Sebagai bagian dari kolaborasi ini, pameran “NYOTA di Tanah Air” digelar di Museum Nasional Indonesia pada 27–29 April 2026. Pameran ini menghadirkan pengalaman langsung bagi publik untuk mengenal lebih dekat karakter NYOTA beserta inspirasi budayanya.

Kepala Museum dan Cagar Budaya Kementerian Kebudayaan RI, Esti Nurjadin, menilai inisiatif tersebut memperkuat peran museum sebagai ruang kolaboratif yang dinamis.

“Inisiatif ini menunjukkan bahwa Museum Nasional dapat menjadi ruang kolaborasi yang hidup—menghubungkan sejarah, seni, dan ekspresi digital—tanpa meninggalkan nilai autentisitas budaya Indonesia,” ujarnya.

Sinergi antara Kementerian Kebudayaan dan Museum Nasional menegaskan bahwa budaya merupakan elemen kunci dalam pembangunan berkelanjutan. Melalui transformasi digital yang inklusif, narasi lokal kini memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau audiens internasional sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan leluhur.

Di sisi lain, TikTok LIVE memandang kreator sebagai “pendongeng budaya” yang mampu menghidupkan identitas lokal melalui interaksi digital. Sementara itu, POP MART melihat kolaborasi ini sebagai cara memperkenalkan karakter global melalui perspektif budaya lokal. Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menghadirkan inisiatif ini, setelah sebelumnya diperkenalkan di Jepang dan Kazakhstan.

Tren keterlibatan komunitas TikTok LIVE di Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Sepanjang tahun lalu, jumlah tayangan live meningkat lebih dari 65 persen, sementara interaksi seperti komentar dan likes tumbuh sekitar 60 persen. Hal ini mencerminkan kuatnya hubungan antara kreator dan audiens sekaligus membuka peluang besar bagi promosi budaya melalui platform digital.

Untuk memperkaya pengalaman pengguna, TikTok LIVE menghadirkan laman khusus “NYOTA di Tanah Air” yang menjelaskan makna di balik setiap desain. Dengan demikian, pengguna tidak hanya menikmati visual, tetapi juga dapat memahami nilai budaya Indonesia secara lebih mendalam.

Michael Tan, Livestream Operations Manager TikTok LIVE Indonesia, menyampaikan bahwa kekuatan bercerita dan interaksi antar kreator serta komunitas memungkinkan identitas lokal menjangkau audiens yang lebih luas hingga ke panggung global. Ia menambahkan, kolaborasi dengan POP MART menjadi langkah strategis untuk mendukung kreator lokal dalam mengekspresikan budaya Indonesia secara kreatif, relevan, dan dekat dengan komunitas mereka. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA