“Kan DJP kurang pegawai, sementara Ditjen Perbendaharaan kelebihan. Daripada saya rekrut orang baru, saya pindahkan sebagian, mungkin 200-300 orang ke DJP,” kata Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat 27 Maret 2026.
Menurutnya, upaya ini juga ditempuh untuk efisiensi anggaran sekaligus menghindari pemborosan pegawai.
“Saya pikir kan demi efisiensi, ngapain saya tinggalkan sekian ratus orang di Perbendaharaan nggak ngapa-ngapain, terus saya rekrut baru? Kan itu pemborosan. Jadi saya akan buat seefisien mungkin,” kata Purbaya.
Ia juga yakin pegawai yang dipindahkan bisa cepat beradaptasi karena memiliki latar belakang pendidikan yang memadai.
“Bisa dilatih, kan mereka semuanya orang terdidik kan, rata-rata S1, STAN dan sudah terlatih kan selama ini. Jadi kalau pindah ke sana (DJP), penyesuaian dirinya juga nggak terlalu banyak lah,” tuturnya.
“Saya pikir dilatih pajak seminggu, dua minggu sudah cukup untuk mereka bisa menjalankan apa yang diperlukan di pajak,” tandasnya.
BERITA TERKAIT: