Melalui program pendampingan terintegrasi, termasuk Rumah BUMN, Telkom membekali pelaku usaha perempuan dengan kemampuan bisnis dan digital agar mampu naik kelas dan memperluas pasar hingga ke tingkat global.
SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto menegaskan, Telkom tidak hanya fokus pada penguatan infrastruktur digital, tetapi juga menghadirkan dampak sosial nyata bagi masyarakat.
“Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan perempuan pelaku UMKM memiliki model usaha yang berkelanjutan sekaligus mampu memperkuat ekonomi lokal,” ujarnya.
Salah satu kisah sukses datang dari Dini Windu Asih melalui usaha kuliner Mbrebes Milli. Bersama komunitasnya, ia memanfaatkan program pembinaan Telkom untuk meningkatkan kapasitas usaha, mulai dari pengelolaan bisnis hingga pemasaran digital.
Selain itu, inisiatif Tano Puan yang digagas Siska Elvi Yunita juga menunjukkan peran perempuan dalam menggerakkan ekonomi berbasis lingkungan. Melalui kelompok Srikandi Purun Jaya, para perempuan mengolah tanaman purun menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus menjaga ekosistem.
Telkom menilai peran perempuan dalam UMKM sangat strategis, mengingat sektor ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional dan penyerap tenaga kerja terbesar.
Melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) dan inisiatif ESG (Environmental, Social, and Governance), Telkom terus memperkuat kontribusi terhadap pencapaian SDGs (United Nations Sustainable Development Goals), khususnya kesetaraan gender, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
BERITA TERKAIT: