Kegiatan ini turut melibatkan 70
merchant dari berbagai segmen ritel dan dihadiri jajaran direksi dan manajemen BNI, di antaranya Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar dan Direktur Consumer Banking Corina Leyla Karnalies.
Para merchant yang hadir berasal dari segmen
chain store, local store, hingga
retail store yang selama ini menjadi mitra strategis BNI dalam pengembangan ekosistem transaksi digital.
“Bulan Ramadan merupakan momentum kebersamaan, refleksi, serta penguatan tali silaturahmi. Bagi kami di BNI, Ramadan juga menjadi momen penting untuk mempererat kolaborasi dan mendorong pertumbuhan bisnis bersama para merchant,” ujar Alexandra, Jumat, 6 Maret 2026.
Mengusung tema “Rayakan Kemenangan Ramadanmu Bersama wondr”, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi antara BNI dan merchant untuk bertukar pandangan sekaligus memperkuat kemitraan jangka panjang, terutama dalam memanfaatkan momentum peningkatan aktivitas transaksi selama Ramadan.
BNI turut memperkenalkan berbagai solusi digital guna mendukung optimalisasi bisnis merchant. Salah satunya pengembangan aplikasi wondr Merchant dengan fitur
same day settlement serta pemantauan transaksi selama 24 jam.
Selain itu, BNI juga menghadirkan layanan pembayaran contactless melalui QRIS Tap wondr by BNI, integrasi sistem melalui API dan Electronic Cash Register (ECR), serta dukungan akseptasi pembayaran global seperti Visa, Mastercard, JCB, American Express, dan China UnionPay.
BNI juga menyediakan solusi pengelolaan transaksi bisnis terintegrasi melalui BNI Direct for Business, serta berbagai kanal pembayaran digital seperti EDC, QRIS, Internet Payment Gateway, dan Payment Link guna mendukung pengalaman transaksi yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi merchant.
“Melalui berbagai inovasi dan program yang kami hadirkan, kami berharap dapat meningkatkan traffic dan volume transaksi merchant sekaligus memperkuat sinergi bisnis bersama BNI,” kata Alexandra.
Melalui kegiatan ini, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra finansial terpercaya bagi para merchant dalam mendorong pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat ekosistem transaksi digital di Indonesia.
BERITA TERKAIT: