Penguatan indeks terjadi di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah yang masih berlanjut terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG pada pukul 09.01 WIB naik 82,62 poin atau 1,35 persen ke level 6.210.
Dalam lima menit pertama perdagangan, volume transaksi mencapai 2,41 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 182.330 kali.
Sebanyak 181 saham tercatat menguat, 161 saham melemah, dan 220 saham bergerak stagnan.
Namun di pasar valuta asing, Rupiah justru kembali mengalami tekanan. Mengutip data Bloomberg, nilai tukar Rupiah melemah 88,3 poin atau 0,47 persen ke level Rp17.888 per Dolar AS pada perdagangan pagi ini.
Pelemahan tersebut memperpanjang tren negatif rupiah yang sepanjang Mei 2026 terus bergerak di kisaran Rp17.800 per Dolar AS.
BERITA TERKAIT: